Senin, 17 April 2017

Dwi Rian

Pulau Moyo, Surga Kecil yang Berada di Ujung Utara Sumbawa

                                   Foto: matajatim.com


Masih ingat dengan aktor utama serial drama Korea ‘Full House’ yakni Rain? Bulan lalu, tepatnya 23 Januari ia baru saja berbulan madu di Bali dan melanjutkan ke Amanwana resort, pulau Moyo. Selain Rain, artis atau tokoh luar negeri ternama lainnya seperti Mick Jagger, dan Lady Diana juga pernah mengunjungi resort tersebut.

Amanwana resort yang berada di Pulau Moyo, Nusa Tenggara Barat ini merupakan resort bintang lima satu-satunya di daerah tersebut. 

Meskipun harga penginapan dibandrol cukup fantastis yaitu Rp8 juta hingga Rp12 juta satu malam tapi hal tersebut sebanding untuk melihat kekayaan alam dari negeri Intan Bulaeng.

Untuk menuju Pulau Moyo, terlebih dulu Anda dapat pergi ke Lombok. 

Banyak moda transportasi agar Anda bisa sampai ke Lombok. Tapi lebih disarankan menggunakan pesawat. 

Jika khawatir harga tiket yang mahal, Anda dapat mencari promo tiket murah pesawat ke Lombok yang biasanya muncul dari tanggal 20, jika beruntung.  

Sesampainya di Bandar Lombok, lanjutkan dengan bus Damri hingga Sweta. 

Selama perjalanan kurang lebih satu jam gunakan waktu istirahat karena sesampainya di Sweta, Anda harus melanjutkan kembali Pelabuhan Kayangan. 

Anda dapat menumpangi engkel ataupun taxi. Sesuaikan budget yang ada jangan memaksakan kondisi ya…

Sesampainya Pelabuhan Kayangan, perlu waktu dua jam lagi untuk menuju Pelabuhan Pototano Sumbawa dengan menggunakan kapal feri. 

Belum berhenti di sana, dari Pelabuhan Pototano Anda harus mencari bus menuju Sumbawa Besar.

Dari Sumbawa besar, lebih baik Anda pilih Pelabuhan Muara Kali untuk menuju pulau Moyo. 

Anda bisa menumpang perahu warga yang hendak menuju ke Pulau Moyo, kurang lebih biaya yang dikenakan perorang ada Rp40ribu.

Meskipun perjalanan menuju Pulau Moyo tidak mudah. Sesampainya di sana, seketika rasa lelah akan langsung hilang digantikan oleh perasaan takjub dan rasa ingin tahu yang tinggi untuk menjelajah objek-objek wisata yang ada di Pulau Moyo.

Di bawah ini objek wisata popular di pulau Moyo yang tidak boleh Anda lewatkan, di antaranya:

1.      Air Terjun Mata Jitu
‘Queen Waterfall’ adalan julukan bagi air terjun Mata Jitu  yang memiliki empat undak dan tujuh kolam. 

Tak heran mengapa masyarakat setempat menjuluki Queen Waterfall karena air terjun ini menjadi primadona bagi wisatawan yang berkunjung ke Pulau Mayo. 

Atau mungkin karena dulu, Lady Diana sempat berkunjung dan bahkan mandi di bawah air terjun yang jernih tersebut.  

Sesampainya di Air Terjun Mata Jitu, Anda akan berdecak kagum melihat air terjun yang dikelilingi pepohonan rindang. 

Perpaduan warna air berwarna biru dan hijau mengalir dengan tenang dan menimbulkan suara gemercik air yang sayup-sayup. 

Sayangnya, Anda tidak bisa berenang atau mandi di tujuh kolam yang berada di bawah air terjun mata jitu. Anda hanya bisa berenang di satu spot yang telah disediakan masyarakat setempat. 

Untuk menikmati air terjun Mata Jitu, Anda harus menyewa perahu nelayan di Sumbawa menuju Desa Ai Bari, perjalanan memakan waktu dua jam. 

Sesampainya di Desa, dilanjutkan kembali menggunakan ojek motor dalam waktu 20 menit.

2.      Brang Sedo
Untuk menuju lokasi Brang Sedo, Anda harus menyewa kapal motor nelayan yang dapat dipilih dari dua tempat, di antaranya dari pantai Kencana dan Tanjung Pasir. 

Hanya saja, waktu tempuhnya berbeda-beda. Jika berangkat dari pantai Kencana perjalanan menghabiskan waktu 60 menit sedangkan dari Tanjung Pasir yaitu 70 menit.  

Biasanya, di pinggir pantai banyak orang yang memasangkan tendanya untuk berkemah. Selain cocok untuk berkemah, air lautnya yang masih jernih cocok bagi Anda yang gemar snorkeling ataupun diving.

3.      Takat Segele
Pulau Moyo memang memiliki spot snorkeling yang banyak dan indah. 

Salah satunya di Takat Segele. Ribuan ikan berwarna-warni bisa Anda lihat saat melakukan snorkeling ataupun diving. 

Jarak tempuh Takat Segele hanya memerlukan waktu 20- 30 menit dari Dermaga Labuan Aji, Pulau Moyo.  

Ketika Anda masih berada di kapal, dari kejauhan akan Nampak seperti gundukan karang putih. Tumpukan tersebut merupakan pecahan karang-karang karang yang hancur akibat pengeboman ikan di tempat ini. 

Gundukan tersebut berasal dari laut yang terbawa dari laut. 

Jika Anda berkunjung ke Takat Sagale, jangan lupa membawa kamera underwater untuk mengabadikan diri saat snorkeling dan bertemu bersama ikan warna-warni.   

Jika ingin berkunjung ke pulau Moyo, bulan yang paling tepat yaitu  Juli hingga Agustus karena gelombang ombak laut yang masih tenang. 

Selain berkemah di sana, Anda dapat menginap di rumah warga yang dipatok Rp250ribu semalem termasuk biaya makan. 

Namun, biaya menginap di rumah warga dapat berbeda-beda tergantung pemilik rumah. 


Dwi Rian

About Dwi Rian -

Author Description here.. Nulla sagittis convallis. Curabitur consequat. Quisque metus enim, venenatis fermentum, mollis in, porta et, nibh. Duis vulputate elit in elit. Mauris dictum libero id justo.

Subscribe to this Blog via Email :